Skip to main content
October 20, 2026

“Ginou Jisshu” be replaced with “Ikusei Shuurou”

Dua jalur yang sebenernya sama, namun berbeda. Penasaran?

“Ginou Jisshu” be replaced with “Ikusei Shuurou”

Ginou Jisshu adalah program pemagangan teknis resmi dari pemerintah Jepang yang bertujuan untuk mentransfer ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan industri kepada tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia. Program ini telah berjalan sejak tahun 1990-an dan saat ini telah mengalami pergeseran. Namun sejak tahun 2027, akan berubah menjadi Ikusei Shuurou, apa sih persamaan dan perbedaannya?

1. Tujuan
• Ginou Jisshu adalah program pemagangan selama 3 tahun yang ditujukan agar tenaga kerja asing memperoleh pengalaman untuk belajar dan bekerja di luar negeri.
• Ikusei Shuurou adalah program yang bertujuan untuk tenaga kerja asing untuk dapat memiliki keterampilan setara dengan Specified Skilled Worker 1 (SSW 1) melalui program selama 3 tahun.

2. Syarat Keberangkatan
Kedua program ini sama-sama mensyaratkan untuk lulus bahasa N5 sebagai syarat awal, namun untuk Ikusei Shuurou setelah melalui masa kerja 3 tahun, harus dinyatakan lulus syarat bahasa N4 dan syarat ujian keterampilan agar setara dengan SSW 1, jika dinyatakan lulus maka bisa langsung berubah status menjadi Tokutei Ginou. Namun, jika belum dinyatakan lulus maka harus bertahan 1 tahun lagi untuk mengikuti tes.

3. Fleksibilitas pindah tempat kerja
• Ginou Jisshu tidak dapat berpindah tempat, kecuali tempat tersebut bangkrut atau hal lain yang menyebabkan pengurangan tenaga kerja.
• Ikusei Shuurou diperbolehkan untuk berpindah jika telah melalui 1 tahun kerja dengan syarat lulus ujian keterampilan dasar.

4. Jangka waktu
• Ginou Jisshu minimal 3 tahun dengan jangka waktu maksimal selama 5 tahun.
• Ikusei Shuro minimal 3 tahun dengan maksimal 4 tahun jika gagal tes SSW 1.

Dengan adanya Ikusei Shuurou akan memudahkan tenaga kerja asing menjadi pekerja tetap di Jepang, karena sesuai dengan tujuan dari perubahan ini untuk mengisi kekosongan bidang-bidang pekerjaan di Jepang.

← Back to all news